BAB
I. KONSEP PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK
Untuk dapat
menguasai pemrograman Java, harus mengerti dengan baik konsep
pemrograman
berorientasi objek, karena Java merupakan bahasa pemrograman
berorientasi
objek. Pada bagian ini akan dibahas konsep-konsep penting dalam
pemrograman
berorientasi objek, sehingga diharapkan kita akan lebih mudah dalam
mempelajari
bahasa Java.
A.
Objek
Pada dasarnya
semua benda yang ada di dunia nyata dapat dianggap
sebagai
sebuah objek. Jika perhatikan lebih lanjut, pada dasarnya ada dua
karakteristik
yang utama pada sebuah objek , yaitu :
1.
Setiap
objek memiliki atribut sebagai status yang kemudian akan
disebut sebagai state.
2.
Setiap
objek memiliki tingkah laku yang kemudian akan disebut
sebagai behaviour.
Contoh
sederhananya adalah : objek sepeda
Sepeda
memiliki atribut ( state ) : pedal, roda, jeruji, dan warna.
Sepeda
memiliki tingkah laku ( behaviour ) : kecepatannya menaik,
kecepatannya
menurun, dan perpindahan gigi sepeda.
Dalam pengembangan perangkat lunak
berorientasi objek, objek
dalam
perangkat lunak akan menyimpan state-nya dalam variabel dan
menyimpan
informasi tingkah laku ( behaviour ) dalam method-method atau
fungsi-fungsi/prosedur.
B.
Class
Class berbeda
dengan objek. Class merupakan prototipe yang
mendefinisikan
variabel-variabel dan method-method secara umum.
Sedangkan
objek pada sisi yang lain merupakan instansiasi dari suatu kelas.
C.
Enkapsulasi
Dalam sebuah
objek yang mengandung variabel-variabel dan methodmethod,
dapat
ditentukan hak akses pada sebuah variabel atau method dari
objek.
Pembungkusan variabel dan method dalam sebuah objek dalam bagian
yang
terlindungi inilah yang disebut dengan enkapsulasi. Jadi, enkapsulasi
dapat
diartikan sebagai bungkusan ( wrapper ) pelindung program dan data
yang
sedang diolah. Pembungkus ini mendefinisikan perilaku dan melindungi
program
dan data yang sedang diolah agar tidak diakses sembarangan oleh
program
lain.
Manfaat dari
proses enkapsulasi adalah :
1.
Modularitas
Kode sumber dari sebuah objek dapat
dikelola secara independen dari
kode sumber objek yang lain.
2.
Information
Hiding
Karena kita dapat menentukan hak akses
sebuah variabel/method dari
objek, dengan demikian kita bisa
menyembunyikan informasi yang
tidak perlu diketahui objek lain.
D.
Inheritance
Class dapat
didefinisikan dengan referensi pada class yang lain yang
telah
terdefinisi. Inheritance merupakan pewarisan atribut dan method pada
sebuah
class yang diperoleh dari class yang telah terdefinisi tersebut. Setiap
subclass
akan mewarisi state ( variabel-variabel ) dan behaviour ( methodmethod
)
dari superclass-nya. Subclass kemudian dapat menambahkan state
dan
behaviour baru yang spesifik dan dapat pula memodifikasi ( override )
state
dan behaviour yang diturunkan oleh superclass-nya.
Keuntungan dari
inheritance adalah :
1.
Subclass
menyediakan state/behaviour yang spesifik yang
membedakannya dengan superclass, hal ini
akan memungkinkan
programmer Java untuk menggunakan ulang source
code dari
superclass yang telah ada.
2.
Programmer
Java dapat mendefinisikan superclass khusus yang
bersifat generik, yang disebut abstract
class, untuk mendefinisikan
class dengan behaviour dan state secara
umum.
Istilah
dalam inheritance yang perlu diperhatikan :
1.
Extends
Keyword ini harus kita tambahkan pada
definisi class yang menjadi
subclass.
2.
Superclass
Superclass digunakan untuk menunjukkan
hirarki class yang berarti
class dasar dari subclass/class anak.
3.
Subclass
Subclass adalah class anak atau turunan
secara hirarki dari superclass.
4.
Super
Keyword ini digunakan untuk memanggil
konstruktor dari superclass
atau menjadi variabel yang mengacu pada
superclass.
5.
Methode
Overriding
Pendefinisian ulang method yang sama
pada subclass.
Dalam inheritance, method overriding berbeda
dengan method
overloading. Kalau method overriding adalah
mendefinisikan kembali
method yang sama, baik nama method
maupun signature atau parameter yang
diperlukan dalam subclass, kalau method overloading
adalah mendefinisikan
method yang memiliki nama yang sama,
tetapi dengan signature yang berbeda
dalam definisi class yang sama.
E.
Polimorfisme
Kata polimorfisme yang
berarti satu objek dengan banyak bentuk yang
berbeda, adalah
konsep sederhana dalam bahasa pemrograman berorientasi
objek yang
berarti kemampuan dari suatu variabel referensi objek untuk
memiliki aksi
berbeda bila method yang sama dipanggil, dimana aksi method
tergantung dari
tipe objeknya. Kondisi yang harus dipenuhi supaya
polimorfisme dapat
diimplementasikan adalah :
1.
Method
yang dipanggil harus melalui variabel dari basis class atau
superclass.
2.
Method
yang dipanggil harus juga menjadi method dari basis class.
Signature method
harus sama baik pada superclass maupun subclass.
3.
Method
access attribute pada subclass tidak boleh lebih terbatas dari
basis class.
F.
Interface
Pada Java juga dikenal konsep interface,
yang merupakan device yang
digunakan untuk
komunikasi antar objek berbeda yang tidak memiliki
hubungan apapun.
Interface bisa dikatakan sebagai protokol komunikasi antar
objek tersebut.
BAB II. DASAR-DASAR DAN ATURAN PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK
A.
Penulisan Komentar
Komentar
program adalah bagian dari kode program yang tidak ikut di eksekusi pada saat
proses kompilasi program. Selain itu, komentar program juga sering di gunakan
untuk menuliskan alur atau algoritma dari kode program yang di tulis :
1.
Komentar untuk satu baris
Sama halnya
dalam bahsa C++, Java juga menggunakan tanda // untuk membuat komentar yang
hanya berlaku untuk satu baris kode.
2.
Komentar untuk beberapa baris
Dalam java
komentar yang banyaknya lebih dari satu baris di buat dengan menggunakan tanda
/* dan */.
3.
Komentar untuk keperluan dokumentasi
Selain keduanya
jenis komentar di atas, Java memiliki jenis komentar khusus yang di gunakan
untuk keperluan dokumentasi, yaitu dengan menggunakan tanda /** dan */.
Komentar ini akan di gunakan oleh Java Doe untuk mengenerate atau menghasilkan
file HTML.
B.
Separator
Separator
digunakan untuk memisahkan salah satu bagian program dengan bagian program
lainnya. Berikut daftar separator yang terdapat di dalam java :
1.
( ) Parentheres (Tanda Kurung)
Digunakan untuk mengisikan daftar parameter di dalam method, untuk
mengapit sebuah ekspresi dalam operasi tertentu.
2.
{ } Braces (Kurung Kurawal)
Di gunakan
untuk membuat blok program (kelas, method, control pemilihan, dan control
pengulangan) dan untuk mengisikan nilai inisial pada deklarasi array.
3.
[ ] Bracket (Kurung Siku)
Digunakan untuk
mendeklarasikan array dan untuk mengambil / mengisi nilai dari elemen array.
4.
; Semicolon (Titik Koma)
Di gunakan
untuk memisahkan statemen.
5.
, Comma (Koma)
Digunakan untuk
memisahkan variable pada saat proses deklarasi.
C.
Identifiers
Identifiers
adalah nama-nama yang bias di deklarasikan dalam Java tetapi bukan bagian dari
kata kunci dalam Java. Yang termasuk dalam identifiers antara lain:
1.
Class
2.
Interface
3.
Variable / Properti
4.
Method
D.
Kata Kunci (Keyword)
Kata kunci adalah kata yang telah di definisikan oleh compiler dan
memiliki arti atau tujuan tertentu. Berikut ini daftar kunci dalam java :
-Abstract
|
-Const
|
-Float
|
-Long
|
-Short
|
-Boolean
|
-Continue
|
-For
|
-Native
|
-Strictfp
|
-Break
|
-Default
|
-Goto
|
-New
|
-Super
|
-Byte
|
-Double
|
-If
|
-Package
|
-Switch
|
-Case
|
-Else
|
-Implements
|
-Private
|
-Synchronized
|
-Cath
|
-Extends
|
-Import
|
-Protected
|
-This
|
-Char
|
-Final
|
-Int
|
-Public
|
-Throw
|
-Class
|
-Finaly
|
-Interface
|
-Return
|
-Throws
|
-Transient
|
-Void
|
-Try
|
-Void
|
-Volatile
|
E.
Tipe Data Primitif
Java menggunakan 8 tipe data primitif yaitu :
-Byte
|
-Char
|
-Short
|
-Float
|
-Int
|
-Double
|
-Long
|
-Boolean
|
0 komentar:
Posting Komentar